Kamis, 22 November 2012

FASHION WANITA BERJILBAB



Gadis belia yang baru berusia early twenty ini menyelesaikan studi nya di ‘Ecole Superieur des Arts et Techniques de la Mode (ESMOD)’ Jakarta – sebagai siswi berprestasi 2008 dengan mendapat nilai lulus yang tinggi. Dian juga pernah menjadi finalis Lomba Rancang Busana Muslim Noor 2009. Sebelumnya, Dian pernah mengenyam pendidikan fashion di SMK N 1 Pekalongan dengan jurusan Tata Busana.


Dian Pelangi Trend Fashion Masa Kini
Dian Pelangi Trend Fashion Masa Kini

Saat ini, Dian menjadi designer termuda di Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI). Gadis kelahiran Palembang, 14 Januari 1991 ini menjabat sebagai main designer, marketing & promotion untuk perusahaan home industry orang tuanya sekarang.

Gadis yang pernah menjadi ‘Ketua OSIS termuda’ seluruh Indonesia (umur 15 tahun) ini sudah memamerkan baju rancangannya sampai ke manca negara seperti Malaysia (Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu), Singapore, Australia (Melbourne, Perth), UK (London) dan UAE (Abu Dhabi, Jordania, Pakistan dan Cairo).



Pada tahun 2010, Dian mendapatkan kesempatan di interview oleh CNN untuk Busananya yang dipamerkan di Jakarta Fashion Week. Pada Akhir 2011, Dian mendapatkan undangan untuk berpartisipasi di international fair of Muslim world yang akan diadakan di Le Bourget exhibition, Paris.

Sebuah Home Industry busana dikelola oleh Bpk Ir. Djamaloedin dan Ibu Hernani berdiri sejak tahun 1991 di Palembang bertepatan dengan kelahiran putri mereka yaitu Dian Wahyu Utami dan dinamakan dengan nama putri mereka. Seiring dengan perkembangan permintaan, perusahaan tempat produksi Dian Pelangi di pindahkan ke Pekalongan 2006.

Dian Pelangi tersebar di berbagai kota seperti Aceh, Palembang, Medan, Jakarta, Bandung, Pekalongan, Surabaya dan di luar negeri seperti Malaysia dan Melbourne.

Bermula dari keinginan ibu untuk mengembangkan baju traditional Indonesia. Dian Pelangi mengkhususkan diri dibidang busana muslim. Tetapi model busana muslim yang dibuat adalah universal sehingga apabila dikenakan dengan tidak memakai kerudung akan tetap terlihat pas dan tidak aneh.

Ciri khas Dian Pelangi antara lain adalah warnanya yang berwarna-warni seperti pelangi. Serta materinya originally made from Indonesia. Semua pengerjaannya dilakukan sendiri, mulai dari benang ditenun menjadi bahan.

Dari bahan dibuat menjadi kain batik, jumputan, tenun dan songket. Selain untuk melestarikan kekayaan Indonesia, semua ini kita lakukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sehingga banyak sekali keluarga yang bertopang pada usaha ini.

Jumlah pekerja saat ini sudah mencapai lebih dari 500 orang. Jam kerja mengakomodasi kebutuhan karyawan untuk menunaikan sholat, fasilitas seperti makan siang dan akomodasi disediakan bagi karyawan yang membutuhkan tempat tinggal.

Sesuai dengan firman Allah, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, maka kami berusaha untuk bisa bermanfaat bagi orang lain juga, insyallah.

Dian Pelangi juga peduli terhadap global warming. Maka untuk mengurangi dampak dari global warming, kami mulai menggunakan teknik pewarnaan alami seperti menggunakan kayu-kayuan dan dedaunan. Sehingga Produk Dian Pelangi lebih ‘Environmental friendly’.

Keunggulan dari produk kami adalah semua produk yang kami buat adalah “Handmade”. Jadi kami buat semuanya secara exclusive, tidak ada kembarannya. Apabila ada customer yang menginginkan sesuai dengan contoh, Dian Pelangi bisa mengerjakannya tetapi dengan catatan tidak akan bisa sama persis. Seandainya sama, pasti ada perbedaan warna setingkat atau lebih.

Produk Dian Pelangi insyallah syar’I, memenuhi syariat islam tetapi juga tidak kalah fashionable, handmade dan membuktikan kecintaan pada tanah air Indonesia – karena ‘Produk asli Indonesia’.

Dian Pelangi dengan symbol atau logo huruf DP adalah range product premium Dian Pelangi – yang di buat sejak tahun 1991. Dengan bahan songket, jumputan, tenun, songket atau kombinasinya, busana Dian Pelangi dengan eksklusif di buat sebagai busana/pakaian dalam mengadakan/menghadiri acara acara resmi.

Product Dian Pelangi terdiri dari berbagai macam item seperti kemeja, tunik, abaya, kaftan, kain sarung selendang, songket hingga mukenah yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama dan dikerjakan secara handmade. Tersedia pula produk berupa bahan batik, tenun, maupun jumputan yang bisa di desain sesuai keinginan. Dian Pelangi juga menerima jahitan, vermak atau border untuk pakaian jadi maupun yang masih berupa bahan. (Sumber : dianpelangi.com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar